Kimia medisinal 13

 Nama: Dwi Melita Sani Arma

NIM: F1F120031

Obat albendazol memiliki kelarutan yang rendah hal ini diperlukan adanya modifikasi salah satunya dengan menambahkan multikompenen seperti asam malat. dengan penambahan asam malat ini membuat kelarutan obat albendazol menjadi lebih baik dikarenakan adanya ikatan hidrogen yang terjadi antara struktur albendazol dengan asam malat.

Link Youtube: https://youtu.be/4pMi7xUH2gY

Komentar

  1. Pada jurnal penyaji yang telah di tampilkan pada uji kelarutan albendazol menggunakan suhu ruang dan suhu tubuh yaitu 37 c, dimana didapatkan hasil pada tabel berikut, pada pH yang tinggi didapatkan kelarutan yang rendah dan dikatakan bahwa ABZ-MAL Lebih baik dibandingkan ABZ Murni sedang kan pada jurnal pembanding yang didapatkan ABZ murni dan ABZ-CI didapatkan hal yang sama pula pada pH yang tinggi yaitu 6,8 didapatkan pula hasil kelarutan yang rendah. Nah mengapa hal ini dapat terjadi dan mengapa pH yang tinggi dapat mempengaruhi kelarutan dari albendazol??

    BalasHapus
  2. Hal ini disebbakan karena obat labendazol adalah basa lemah dimana kelarutannya sangat bergantung pada nilai ph pelarut. Dari referensi jurnal yang saya dapatkan dikatakan bahwa penyerapan albendazole terutama terkonsentrasu diarea usus kecil, seperti ileum dan jejunum. Jdi Ketika nilai ph disesuaikan dg ph usus manusia (pH 6,5), maka kensentrasi albendzol akan menurun hal ini karena kelarutan albendazole yg signifikan dalam kondisi basa lemah.

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Metode Farmakologi 6

Kimia Medisinal 2

Kimia medisinal 4